Policy Brief
Ancaman di Balik Scroll Anak : Strategi Penguatan Literasi dan Keamanan Digital
2 Oktober 2026 — Jumlah Dilihat: 158
Dr. Bayu Hikmat Purwana, M.Pd.
(Analis Kebijakan Ahli Madya Pusjar SKTAN)
Executive Summary
Tingginya akses internet anak Indonesia (99,4%) dengan rata-rata penggunaan 5,4 jam/hari tidak sejalan dengan kapasitas perlindungannya; hanya 37,5% yang teredukasi keamanan daring, dan sekitar 2% anak pengguna internet mengalami eksploitasi dan kekerasan seksual secara daring. Analisis USG, Fishbone, dan akar masalah mengonfirmasi rendahnya literasi digital anak dan orang tua sebagai isu prioritas, yang dipicu oleh minimnya kapasitas individu, pola pengasuhan digital yang belum optimal, serta adanya fragmentasi tata kelola perlindungan. Berdasarkan hasil analisis, rekomendasi yang diajukan adalah Penguatan Literasi dan Kompetensi Keamanan Digital Anak, Orang Tua, dan Guru. Kebijakan ini diimplementasikan melalui edukasi berbasis usia, digital parenting, pelatihan guru, serta integrasi sistem deteksi dan pelaporan guna mewujudkan ekosistem digital anak yang aman, adaptif, dan berkelanjutan
