Di dalam kehidupan berorganisasi, kekecewaan dan ketidakpuasan pasti pernah dan akan dialami oleh setiap individu anggota organisasi. Kebijakan yang dibuat pimpinan dan keputusan-keputusan yang diambilnya tidak dapat memuaskan semua kebutuhan atau keinginan anggotanya sehingga sebagian orang pasti akan merasa kecewa dan marah. Interaksi antar pegawai tidak lancar, misalnya perilaku seorang teman kerja atau bawahan sering kali membuat jengkel atau kesal dan marah bagi pegawai yang lain. Perasaan kecewa, tidak puas, dan marah hendaknya tidak dibiarkan terus menumpuk karena secara langsung dan tidak langsung perasaan tersebut akan mempengaruhi produktivitas kerja individu maupun produktivitas kerja organisasi. Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk menyalurkan perasaan-perasaan tersebut adalah melalui kritikan.
Artikel
Manajemen Kritik Dalam Berorganisasi by M. Afif Muttaqin
Minggu, 23 Oktober 2011 | 09:08:51 WIB - Jumlah Dilihat: 422
Berita Lainnya
- Pusjar SKTAN Fasilitasi Penilaian Kompetensi JPT Pratama Kabupaten Tanjung Jabung Barat Guna Hasilkan Pemimpin Berintegritas
- Hadapi Disrupsi Global, Pemimpin Strategis PKN Tingkat I LXV Fokus pada Resiliensi dan Kepemimpinan Transformasional
- Bekal Karakter dan Etika, Lulusan Latsar CPNS Siap Akselerasi Pelayanan Publik di Era Digital
- Wujudkan ASN Profesional: Integrasi Kompetensi Digital, Loyalitas, dan Nilai BerAKHLAK
- Kepala BPSDM Jabar Dorong Pemimpin Pengawas Lahirkan Inovasi Pelayanan Publik Berbasis Kreativitas Digital
Berita Terbaru
Positive Campaign

LOGIN PEGAWAI





