Undang-Undang dan kebijakan kerap bermuara pada sejumlah persoalan penafsiran. Birokrat tidak pernah menganggap penggunaan bahasa sebagai persoalan serius. Tidak heran jika Ashadi Siregar pernah berujar di salah satu kesempatan: “Logika bahasa merupakan logika isi. Kecenderungan penyelewengan bahasa yang bermuara kerancuan banyak dilakukan oleh jurnalis dan birokrat,”
Dulu, saya berpikir bahwa kesalahan penggunaan bahasa bukanlah hal yang substantif untuk diperdebatkan, namun pandangan saya berubah setelah mengobrol dengan almarhum Ashadi Siregar, mantan wartawan, penulis sekaligus guru besar Jurusan Ilmu Komunikasi UGM. Pada suatu kesempatan di luar kuliah, beliau membaca tulisan saya di sebuah lembaga penerbitan kampus.
Artikel
Kelalaian Bahasa Para Birokrat Kita
Rabu, 3 Agustus 2011 | 10:43:07 WIB - Jumlah Dilihat: 459
Berita Lainnya
- Pusjar SKTAN Fasilitasi Penilaian Kompetensi JPT Pratama Kabupaten Tanjung Jabung Barat Guna Hasilkan Pemimpin Berintegritas
- Hadapi Disrupsi Global, Pemimpin Strategis PKN Tingkat I LXV Fokus pada Resiliensi dan Kepemimpinan Transformasional
- Bekal Karakter dan Etika, Lulusan Latsar CPNS Siap Akselerasi Pelayanan Publik di Era Digital
- Wujudkan ASN Profesional: Integrasi Kompetensi Digital, Loyalitas, dan Nilai BerAKHLAK
- Kepala BPSDM Jabar Dorong Pemimpin Pengawas Lahirkan Inovasi Pelayanan Publik Berbasis Kreativitas Digital
Berita Terbaru
Positive Campaign

LOGIN PEGAWAI





