Berita
Sinergi Pusjar SKTAN Cetak Karakter Tangguh Lulusan Latsar CPNS Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan
Rabu, 3 Juni 2026 | 09:12:45 WIB - Jumlah Dilihat: 74
 
 

SUMEDANG — Pusat Pembelajaran dan Strategi Kebijakan Talenta ASN Nasional (Pusjar SKTAN) berkolaborasi dengan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan RI sukses mengawal jalannya Penutupan Pelatihan Dasar (Latsar) CPNS Gelombang II, III, V, dan VI secara daring melalui aplikasi Zoom. Berdasarkan laporan penyelenggaraan yang disampaikan oleh Widyaiswara, Rahmawati, S.Ap., M.M., kegiatan yang berpijak pada Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang ASN dan PP Nomor 17 Tahun 2020 tentang Manajemen PNS ini diikuti oleh total 599 peserta Golongan II yang terbagi dalam 14 angkatan. Kurikulum berbasis distance learning yang dilaksanakan selama 74 hari kerja atau 647 Jam Pelatihan (JP) tersebut dirancang untuk menginternalisasi core values ASN BerAKHLAK demi mendukung employer branding "Bangga Melayani Bangsa".

Pelatihan intensif ini berfokus pada pembentukan karakter PNS yang profesional pada bidang tugasnya, yang diindikasikan melalui kesiapsiagaan bela negara, pengelolaan tantangan dengan perspektif Smart ASN, serta penguasaan kompetensi teknis jabatan. Momentum kelulusan akbar ini dinilai sebagai buah dari kerja keras dan kedisiplinan tinggi dari seluruh peserta. Penyelenggara juga menekankan bahwa selain menjadi bentuk evaluasi akhir program secara menyeluruh, hasil pencapaian ini harus dijadikan bahan refleksi diri bagi para peserta, termasuk menjadi pemacu semangat bagi peserta yang ditunda kelulusannya agar terus memperbaiki diri.

Kepala Pusat Penilaian dan Pengembangan Kompetensi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Pujo Harinto, Bc.IP., S.H., M.Si., dalam sambutannya menegaskan bahwa latsar ini bukanlah sekadar formalitas atau pemenuhan proses administratif belaka. Menurutnya, seluruh tahapan pembelajaran yang telah dilewati merupakan titik awal krusial bagi perjalanan karier mereka di birokrasi. Beliau berharap agar nilai-nilai integritas yang didapatkan selama masa pelatihan tidak berhenti di ruang virtual, melainkan wajib diimplementasikan secara nyata di unit kerja masing-masing guna membangun karakter ASN yang tangguh.

Sejalan dengan hal tersebut, Kepala Pusjar SKTAN, Drs. Riyadi, M.Si., mengingatkan bahwa berakhirnya diklat formal ini justru menjadi penanda dimulainya ujian sesungguhnya, yaitu saat para peserta resmi diangkat menjadi PNS dan terjun ke masyarakat. Menghadapi situasi zaman yang serba digital, Riyadi menekankan pentingnya adaptasi cepat dan pengembangan kompetensi secara berkelanjutan agar kualitas pelayanan publik yang diberikan dapat terus meningkat dan jauh lebih baik dari generasi sebelumnya.

Sebagai penutup kegiatan, Riyadi menggarisbawahi bahwa esensi utama profesionalisme seorang aparatur sipil negara terletak pada bagaimana mereka mem-branding diri, menjaga marwah organisasi, serta menjaga sikap mental yang kuat dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsi jabatannya. "Sikap mental Anda yang dibutuhkan. Menjadi sebuah kewajiban untuk meningkatkan kualitas diri kita dalam melaksanakan tugas. Jangan sia-siakan kesempatan Anda, tunjukkan bahwa Anda mau belajar, mau berkomitmen, dan mau bertanggung jawab," pungkas Riyadi secara langsung saat menutup agenda kegiatan.

 
LOGIN PEGAWAI