Jatinangor — Lembaga Administrasi Negara (LAN) melalui Pusat Pembelajaran dan Strategi Kebijakan Talenta Aparatur Sipil Negara Nasional (Pusjar SKTASN) kembali menunjukkan peran strategisnya dalam memperkuat birokrasi daerah. LAN memfasilitasi Pemerintah Kota Lubuklinggau dalam menyelenggarakan Penilaian Kompetensi Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama untuk Tahun Anggaran 2026.
Kegiatan yang berlangsung di Gedung BLPK Jatinangor pada Selasa (10/2) ini merupakan bukti nyata komitmen LAN dalam menyediakan instrumen penilaian yang objektif, transparan, dan akuntabel bagi pemerintah daerah di seluruh Indonesia.
Kepala Pusjar SKTASN LAN RI, Drs. Riyadi, M.Si., menjelaskan bahwa fasilitas asesmen yang disediakan LAN dirancang untuk memotret potensi nyata peserta secara mendalam. Metode yang diterapkan menitikberatkan pada kemampuan pemecahan masalah yang relevan dengan dinamika kerja di lapangan.
"Kami menyediakan ruang bagi para peserta untuk menunjukkan kompetensi manajerial dan sosial kultural melalui instrumen yang terukur. Kuncinya bukan pada hafalan, melainkan pada fokus dan ketajaman dalam mencermati persoalan," ujar Riyadi saat membuka acara.
LAN menyampaikan apresiasi atas langkah proaktif Pemerintah Kota Lubuklinggau yang memercayakan pemetaan kompetensi ASN-nya kepada LAN. Kerja sama ini didasarkan pada mandat Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara, guna memastikan setiap pengisian jabatan strategis dilakukan berdasarkan sistem merit yang kuat.
Kepala BLPK Jatinangor, Novel Saleh Seff, S.Sos., M.A.P., melaporkan bahwa penilaian yang berlangsung selama dua hari ini melibatkan tim asesor dari LAN RI. Mereka bertugas menyaring 14 peserta terbaik untuk mengisi lima posisi strategis di Kota Lubuklinggau, yaitu:
Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD); Kepala Dinas Lingkungan Hidup; Kepala Dinas Koperasi dan UMKM; Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR); Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda).
Asisten Administrasi Umum Kota Lubuklinggau, Herdawan, S.E., M.M., mengakui bahwa dukungan fasilitas dari LAN sangat penting bagi daerah. Dengan standar penilaian nasional yang dimiliki LAN, diharapkan lahir pejabat eselon III yang siap bertransformasi menjadi pimpinan tinggi yang inovatif.
Melalui kolaborasi ini, LAN RI terus memantapkan posisinya sebagai penggerak transformasi manajemen talenta ASN, guna memastikan setiap daerah memiliki pemimpin birokrasi yang kompeten untuk melayani masyarakat dengan performa maksimal.






